Jumat, 27 Februari 2009

PDS : Partai Terbuka

Categorized | Berita, Nasional

Mengaku Partai Terbuka, PDS Ajukan Kiai jadi Caleg

Posted on 25 August 2008

Partai Damai Sejahtera (PDS) telah menyatakan partainya sebagai partai terbuka. Untuk membuktikan hal tersebut, dalam pemilu 2009 nanti, mereka memasukkan caleg selain dari kalangan nasrani, juga dari berbagai agama seperti Islam, Hindu, Budha, dan Konghucu. PDS mengaku juga mencalonkan beberapa ‘kiai’ dan ‘aktivis muslim’.

“Memang PDS awalnya dibentuk kalangan Kristen. Tapi, sekarang tidak lagi, PDS sudah terbuka,” ujar Ketua Umum PDS Ruyandi Hutasoit.

Ruyandi melanjutkan, Sepuluh persen caleg partainya yang berasal dari lintas agama membuktikan bahwa PDS adalah partai yang terbuka dan menjamin kebebasan baragama.

Hal ini diperkuat dengan pernyataan Wakil Ketua Umum DPP PDS Denny Tewu dalam diskusi di Gedung DPR Senayan, Jakarta, Jumat (22/8). Menurut Denny, sejumlah ‘kiai’ dan ‘aktivis muslim’ yang dicaleg-kan PDS itu tersebar di seluruh wilayah Jawa mulai dari Jawa Timur sampai Banten. Langkah ini dilakukan agar kebhinnekaan yang menjadi ciri khas negara Indonesia terus terjaga di PDS.

“Yang sudah masuk jadi caleg di nomor jadi ada dari Jatim, Jateng, Jabar dan Banten. Saya lupa namanya. Ada juga yang aktivis muslim seperti di Jember. Yang pasti kami senang sekali mereka bisa bergabung dengan kami. Karena yang penting karyanya, bukan lambangnya,” terang Denny.

Umat Islam dianjurkan untuk berhati-hati pada partai Kristen ini yang mencoba memakai topeng para caleg muslimnya untuk menutupi wajah mereka sesungguhnya yang memusuhi Islam dan kaum muslimin.

Salah satu bukti permusuhan mereka, dalam situs resminya PDS menanggapi UU Perbankan Syariah dan UU Surat Berharga Syariah Nasional (SBSN) yang belum lama ini disahkan bukan saja sangat mengancam keutuhan NKRI tetapi juga tidak akan membawa bangsa ini menuju kesejahteraan dan kemajuan

Tidak ada komentar: