INILAH.COM, Jakarta - KPU mengubah-ubah jadwal kampanye lagi dinilai sangat merepotkan seluruh parpol peserta pemilu. Parahnya, KPU tidak menjelaskan secara terbuka kepada parpol apa alasan pengubahan itu.
"Sesuatu perubahan kan membutuhkan persiapan-persiapan lagi dari awal. Ini sangat merepotkan. Lagipula kita (parpol) tak diajak rembuk. KPU tak memberi tahu apa alasan perubahan itu," cetus Ketua Bappilu Partai Damai Sejahtera (PDS) Sabar Martin Sirait di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (19/3).
Menurutnya, KPU tak mau mempertimbangkan segala kesiapan awal yang dilakukan oleh parpol untuk kampanye. Pasti itu akan banyak yang protes.
"Ya tapi mau bagaimana lagi? Kita tetap mendukung keputusan KPU," ujar dia.
Kesalahan KPU itu, lanjutnya, bisa karena kesalahan teknis atau human error. "Mungkin KPU sibuk, banyak kerjanya, waktunya mepet, sampai-sampai tak bisa mempersiapkan jadwal kampanye ini dengan benar," sindirnya.
Terkait isu pengubahan jadwal itu karena tekanan dari Presiden SBY, ia mengaku tak melihat indikasi ke arah itu. "Kita tidak tahu mengapa jadwal diubah dari yang sudah dikeluarkan," tandasnya. [ikl/sss]
INILAH. COM, Jakarta - Apapun agamanya, setiap orang
