Sabtu, 07 Maret 2009

PDS Semakin Plural

Partai Damai Sejahtera semakin Plural

Partai Damai Sejahtera (PDS) mewujudkan janjinya untuk menjadi partai nasionalis dengan menempatkan calon legislatif (caleg) dari semua latar belakang agama. Ini tercermin dari daftar caleg yang semakin plural.

"PDS akan semakin menjadi partai nasionalis dengan menempatkan kader dari berbagai latar belakang agama dalam susunan caleg," kata Wakil Ketua Umum DPP PDS Denny Tewu, di sela-sela pembekalan artis sebagai juru kampanye PDS di Jakarta, Senin (15/9) malam.

Denny Tewu menjelaskan, sebelumnya caleg PDS adalah mereka yang beragama Kristen. Namun mulai 2008 dalam daftar caleg untuk DPR partai ini mulai mengambil perwakilan dari agama-agama lain.

"Tak hanya Kristen seperti dulu, tapi banyak juga caleg yang beragama Islam, Hindu, dan Budha yang menjadi caleg PDS," kata dia.

PDS, lanjut Denny, merupakan wujud dari Indonesia mini. Namun ia berharap konstituen dari kalangan Muslim dapat memahami bahwa dalam kegiatan seremonial, PDS masih ada semacam kecanggungan, misal saja doa masih menggunakan cara Kristen dan tetap ada kegiatan kebaktian.

"Tapi kebiasaan itu tentu akan berubah seiring dengan perubahan visi misi partai yang lebih nasionalis," katanya. "Harap dimaklumi kalau ada sedikit kekagokan, mengingat pada awalnya PDS adalah partai Kristen."

Ia menambahkan pluralitas dalam PDS akan menjadi alat pemersatu bangsa dengan menempatkan Pancasila dan NKRI sebagai landasan utama. "Ini diharapkan menjadi model keteladanan dan kontribusi bagi kesatuan dan persatuan di Indonesia," katanya.

Terkait acara pembekalan para artis, Denny mengatakan hal ini adalah bagian dari kampanye, "Artis bukan hanya sebagai pendukung, tapi juga juru kampanye (jurkam). Bukan hanya dalam kampanye terbuka, tapi juga pendekatan 'dari pintu ke pintu', sebanyak mungkin kita rekrut artis sebagai caleg dan jurkam."


Tidak ada komentar: